Archive for the Benih Category
Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) berhasil menciptakan benih kedelai dengan ukuran super jumbo. Kedelai yang kemudian dirilis Kementrian Pertanian ini mempunyai berat rata-rata mencapai 23,3 gram per 100 biji, hampir dua kali lipat dari rata-rata kedelai unggul nasional yang berat 100 bijinya mencapai 12 - 15 gram. Kedelai super jumbo ini dirilis dengan nama Mutiara 1, nama mutiara berasal dari singkatan mutan aplikasi teknologi is
May 9, 2012
No Comments Full Story
Kementrian Pertanian merilis varietas kedelai unggul baru dengan nama kedelai varietas Gema. Varietas kedelai super genjah ini merupakan hasil penelitian para peneliti di Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang. Varietas Gema berasal dari galur harapan Shr/W-60 hasil dari persilangan varietas Wilis dengan kedelai introduksi dari Jepang, Shirome. Kementrian Pertanian melepas galur harapan Shr/W-60 ini menjadi varitas baru dengan nama kedelai varietas Gema melal
May 5, 2012
No Comments Full Story
[caption id="attachment_1180" align="alignleft" width="150" caption="Foto ; Google"][/caption]
Singkong atau ubikayu merupakan tanaman pangan yang sudah dibudidayakan sejak lama oleh para petani. Singkong juga dibudidayakan secara luas, hampir disetiap daerah dengan mudah dapat kita temui tanaman ini. Selain itu singkong juga mudah untuk dibudidayakan,singkong tidak memerlukan teknologi budidaya yang kompleks. Namun masih banyak yang membudidayakan singkong ini tanpa mengetahui varietas a
October 25, 2011
13 Comments Full Story
[caption id="attachment_1124" align="alignleft" width="150" caption="Jagung hibrida Bima produksi Balitsereal,Maros"][/caption]
Jagung hibrida mempunyai potensi hasil yang tinggi. Potensi hasil tersebut dapat dimaksimalkan apabila selama budidayanya kita dapat memberikan lingkungan produksi yang optimal bagi tumbuh kembangnya tanaman. Oleh karena itu jagung hibrida memerlukan komponen teknlogi produksi yang optimal yang perlu kita persiapkan sebelum kita menngusahakan jagung hibrida.
Pada
October 16, 2011
2 Comments Full Story
Lahan rawa merupakan lahan yang potensial untuk pengembangan padi. Pengembangan padi pada lahan rawa memerlukan padi dengan spesifikasi tertentu yang toleran dengan karakteristik lahan rawa yang sangat khas. Karakteristik lahan rawa yang sangat khas antara lain rendaman/genangan air serta kandungan aluminium (Al) serta zat besi (Fe) yang dapat menjadi faktor penghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Beberapa varietas padi rawa yang telah dilepas ke masyarakat antara lain beberapa var
October 14, 2011
No Comments Full Story
Sejarah pengembangan jagung hibrida Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) dimulai pada awal tahun 1990-an, dan selama periode 1992- 2001, Balitsereal telah merilis 10 hibrida silang tiga jalur yaitu varietas Semar 1 – Semar 10 dan 1 hibrida silang tunggal yaitu varietas Bima 1.
Sejak itu, rilis varietas jagung hibrida unggul baru berjalan agak lambat dan baru dirilis lagi pada tahun 2007 dengan nama Bima 2 Bantimurung dan Bima 3 Bantimurung. Pada tahun 2008 Balitsereal meri
March 4, 2011
2 Comments Full Story