Menilik Program Kerja 100 Hari Menteri Pertanian RI

Apa kabar Penyuluh Pertanian Indonesia?

Memulai kerjanya sebagai Menteri Pertanian RI dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II , Ir. Suswono mencanangkan program kerja 100 hari.  Program 100 hari ini menjadi sangat penting karena bisa berperan sebagai pondasi bagi keberhasilan program pembangunan pertanian selama 5 tahun ke depan.  Program 100 hari juga bisa sebagai indikator apakah menteri baru bisa meletakan pijakan dan arah yang jelas bagi para pelaku pembangunan pertanian di pusat maupun daerah termasuk dunia swasta. Mudah-mudahan program 100 hari  ini juga dapat memberikan visi baru dan melanjutkan keberhasilan yang sudah dilakukan oleh DR. Anton Apriantono sebelumnya.

Mari kita coba lihat Program Kerja 100 Hari Menteri Pertanian, yang saya kuti dari Sinar Tani (16-22 Desember 2009), sebagai berikut :

  1. Penyusunan Renstra Departemen Pertanian 2010 – 2014.
  2. Peningkatan Daya Saing dan Nilai Tambah Produk Pertanian dengan Pemberian Insentif bagi Tumbuhnya Industri Perdesaan Berbasis produk Lokal.
  3. Penyelesaian audit teknis untuk pengembalian fungsi embung, waduk dan bendungan serta jaringan irigasi secara holistik dan terintegrasi.
  4. Penyusunan cetak biru swasembada pangan tahap ke-2 kedelai, gula dan daging sapi.
  5. Penyelesaian masalah pembebasan lahan untuk kepentingan umum yang berlarut-larut di daerah.
  6. Penyiapan penyelesaian konflik tata ruang secara holistik.
  7. Pembiayaan pertanian.
  8. Peningkatan ketahanan pangan.
  9. Antisipasi dan Mitigasi dampak perubahan iklim pada awal tahun 2010.
  10. Antisipasi dampak pengurangan subsidi pupuk.
  11. Pemutahkiran data lahan pertanian.
  12. Akselerasi penyediaan produk hortikultura bermutu untuk pemenuhan pasar domestik dan ekspor.
  13. Pengamanan produksi,  ketersediaan dan harga komoditas pertanian strategis.
  14. Akselerasi realisasi program strategis 2009.
  15. Revisi per-UU terkait dengan perbenihan (UU No.12 /1992 tentang Sistem Budidaya Pertanian; UU No. 29/2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman dan Keppres No. 78/1971 tentang BBN).
  16. Peningkatan pengawasan impor pangan, bibit dan benih.
  17. Tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance and Clean Goverment).
  18. Penyusunan Road Map kerjasama ASEAN 2010 – 2015.
  19. Pengembangan Bio Energi.
  20. Peningkatan pengawasan impor pangan, bibit dan benih.

Program Prioritas.

Program 100 hari ini juga dilengkapi dengan Program Prioritas, antara lain :

  1. Audit lahan dan sertifikasi.
  2. Pencetakan 100.000 lahan baru per tahun ditambah mendorong perluasan lahan oleh pelaku usaha seluas 300.000 hektar per tahun.
  3. Perbenihan 100.000 ton padi dan 80.000 ton jagung.
  4. Pembibitan sapi sebanyak 200.000 ekor per tahun.
  5. Infrastruktur (Jaringan irigasi tingkat usaha tani dan Jaringan irigasi desa.
  6. Kesuburan lahan dan lingkungan hidup (pupuk organik dan bio pestisida).
  7. Pengembangan sumber daya manusia (Sekolah lapang, 60.000 penyuluh dan pelatihan serta magang).
  8. Pembiayaan pertanian, antara lain Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), Sarjana Membangun Desa, Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat dan LM3.
  9. Pengembangan Kelembagaan Petani meliputi Pemberdayaan Gapoktan dan Lembaga Keuangan Mikro.
  10. Revitalisasi teknologi dan industri hilir (Traktor tangan, pompa air, packing house, penggilingan, perontok, dryer, silo, mini feed mill, alat pemmerah susu, RPH, pengolahan kompos dan biogas.
  11. Perakitan varietas unggul spesifik lokasi adaptif terhadap perubahan iklim, tahan rendam, tahan kering dan genjah.

Empat Sukses Pertanian.

Selain Program 100 Hari sebagai program jangka pendek dan program prioritas, menteri Pertanian juga mencanangkan apa yang disebut dengan Empat Sukses Pertanian. Bisa dibilang Empat Sukses ini merupakan indikator capaian program kerja selama 5 tahun ke depan.  Empat Sukses Pertanian itu antara lain :

  1. Swasembada Berkelanjutan.
  2. Diversifikasi Pangan.
  3. Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing dan Ekspor.
  4. Meningkatkan Kesejahteraan Petani.

Gema Revitalisasi.

Untuk mendukung empat target sukses yang disebut dengan Empat Sukses Pertanian tersebut, Menteri Pertanian menetapkan revitalisasi dalam pembangunan pertanian yang disebut dengan Tujuh Gema Revitalisasi.   Gema Revitalisasi tersebut meliputi :

  1. Revitalisasi Lahan. Antara lain diwujudkan melalui program verifikasi, audit lahan, serta usaha pencetakan sawah dan lahan pertanian baru.
  2. Revitalisasi Perbenihan dan Pembibitan.  Diwujudkan melalui pengembangan riset benih, dan bibit serta program bantuan benih dan bibit.
  3. Revitalisasi Infrastruktur dan Sarana.  Antara lain diwujudkan melalui program perbaikan irigasi desa dan jalan usaha tani serta pengembangan pupuk organik dan rasionalisasi pupuk organik.
  4. Revitalisasi Sumber Daya Manusia. Diwujudkan melalui program pengembangan sumber daya manusia lewat metode sekolah lapang, pelatihan dan pemagangan serta pendampingan penyuluhan pertanian.
  5. Revitalisasi Pembiayaan Pertanian.  Diwujudkan melalui program pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), Sarjana Membangun Desa (SMD), Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM), dan Bantuan Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3).
  6. Revitalisasi Kelembagaan Petani.  Diwujudkan melalui Program pemberdayaan Poktan dan Gapoktan serta pengembangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM).
  7. Revitalisasi  Teknologi dan Industri Hilir. Revitalisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan petani.  Sejumlah program bisa dikerahkan untuk mendukung program ini antara lain : melalui pengembangan serta bantuan alat mesin pertanian, seperti traktor tangan, pompa  air, penggilingan padi, perontok, dan sebagainya.

Kita semua berharap Program 100 hari ini dapat berjalan effektif sehingga dapat menjadi pijakan yang kuat bagi program 5 tahun kedepan, Apalagi Menteri Pertanian juga sudah melengkapinya dengan program yang terintegrasi baik melalui Program Prioritas maupun Gema Revitalisasi untuk mencapai Empat Sukses Pertanian yang merupakan target pembangunan pertanian dalam 5 tahun ke depan.   Yang jelas ini semua merupakan tantangan bagi insan pertanian terutama para penyuluh pertanian sebagai garda depan pembangunan pertanian di tanah air.  Semua program, Revitalisasi dan Empat sukses pertanian tersebut tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dan peran serta para penyuluh pertanian.

Salam Penyuluh dan Sukses selalu.

Tulisan yang relevan :

  1. Pengajuan usulan desa dan Gapoktan program PUAP Tahun Anggaran 2011
  2. Kontrak kerja THL-TBPP Angkatan I diperbaharui lagi pada tahun 2010.
  3. Penandatanganan Perpanjangan Kontrak Kerja Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) Angkatan Pertama Tahun 2010.

Tags: , ,

Category: Kebijakan

Comments (10)

 

  1. media iklan gratis says:

    Yang penting bagaimana implementasinya, boleh saja programnya asal , asal penerapanya juga bagus. Betul?

  2. Iklan Gratis says:

    Selamat untuk pak Suswono, karya dan pengabdianya kami tunggu.
    Sukses selalu.

  3. Sugiana Hadisuwarto says:

    Saya sependapat bahwa memang harus ada Program Kerja 100 hari sebagai landasan ato pinjakan yang bkukuh bagi pelaksanaan program 5 tahun kedepan. Kita berharap apabila program ini berhasil juga menandakan bahwa insan Departemen Pertanian telah siap secara managerial untuk melaksanankan program 5 tahun ke depan termasuk pencapaian Empat Sukses Pertanian melalui Program Prioritas maupun 7 Gema Revitalisasi.
    Selamat Bertugas Untuk Pak Suswono dan semoga bisa melnjutkan keberhasilan yang telah dicapai Pak Anton Apriantono.

  4. Admin says:

    @ Iklan Gratis, Media iklan gratis dan Sugiana Hadisuwarto : Trima kasih atas komentar Anda. Happy Blogging.

  5. blog bisnis online says:

    Semoga Indonesia kembali berjaya seperti dulu , ketika itu Indonesia mempunyai gelar “lumbung padi Asia”, dan semoga pula sekarang saatnya Indonesia untuk ber-swasembada beras kembali. Mudah-mudahan para petani tetap semangat untuk terus bekerja untuk negeri ini, dan anjuran saya untuk pemerintah agar selalu memperhatikan nasib dan kehidupan para petani di negeri ini.

    Buat admin saya ucapkan sukses selalu dan semoga sukses serta
    SELAMAT TAHUN BARU 2010…..

  6. Admin says:

    @ blog bisnis online : Betul mudah-mudahan kedepan kita kembali menjadi lumbung padi Asia dan tidak mengimpor bahan pangan terutama padi seperti kondisi kita sekarang ini. Trima kasih dan SELAMAT TAHUN BARU 2010. Salam sukses.

  7. Dipa Aditya. SP says:

    biasanya…..
    konsepnya malah jadi tender proyek oknum di golongan bawah Bapak bapak

  8. [...] yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia. Goal dari program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya konten-konten lokal sehingga semakin banyak generasi muda [...]

  9. [...] menjalankan program untuk menghitung takaran pemupukan padi sawah spesifik lokasi dengan piranti lunak PuPS ver 1.1 [...]

  10. eriek prastyo says:

    kita dukung niat baik dari program yang baik itu, kita bisa mengambil manfaatnya dari program yang baik itu. Niat baik dan kerja keras yang harus kita utamakan. Semoga Allah SWT selalu memberkahi niat baik dan kerja keras kita. Amin.

Leave a Reply